Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Panen bawang merah mewarnai aktivitas pertanian di Dusun Margasari, Desa Wanasigra, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Senin (16/2). Kelompok Tani Si Anak Bawang berhasil memanen sekitar 2,75 kuintal bawang merah dari lahan seluas 30 bata yang mereka kelola bersama.
Kelompok yang beranggotakan 10 orang tersebut menanam varietas bawang merah asal Brebes. Ketua Kelompok Tani Si Anak Bawang, Yayat Hidayat, menjelaskan bahwa produktivitas tanaman cukup menggembirakan. Dari setiap satu kilogram benih yang ditanam, mereka mampu menghasilkan hingga 11 kilogram bawang merah siap jual.
“Benih yang kami tanam sebanyak 25 kilogram. Hasilnya sekitar 275 kilogram atau kurang lebih 2,75 kuintal,” ujar Yayat.
Ia menuturkan, kelompoknya baru berjalan sekitar satu tahun, namun sudah lima kali melakukan panen. Menurutnya, salah satu kunci keberhasilan terletak pada penggunaan pupuk organik, seperti kompos dan pupuk organik cair, yang dinilai mampu meningkatkan kualitas sekaligus kuantitas hasil produksi.
“Pemakaian pupuk organik hasilnya sangat memuaskan,” katanya.
Secara ekonomi, komoditas bawang merah dinilai cukup menjanjikan. Dengan harga jual saat ini berkisar Rp25 ribu per kilogram, hasil panen tersebut memberikan prospek pendapatan yang cukup baik bagi para anggota kelompok.
Pendamping kelompok, Adjat, yang bertindak sebagai konsultan pertanian, turut mengapresiasi capaian tersebut. Ia menyebut masa tanam hingga panen relatif singkat, yakni sekitar 58 hari.
“Dengan perawatan dan penggunaan pupuk organik yang tepat, kualitas hasil panen lebih baik dan waktu panen bisa lebih cepat,” ujarnya.
Keberhasilan panen ini menjadi motivasi bagi Kelompok Tani Si Anak Bawang untuk terus mengembangkan budidaya bawang merah sebagai komoditas unggulan di wilayah mereka. (Ayu/CN/Djavatoday)

