Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kondisi jalan yang minim penerangan kembali memakan korban jiwa. Seorang warga meninggal dunia setelah tertabrak kendaraan di Jalan Nasional Ciamis–Banjar, tepatnya di Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, pada Jumat (26/9/2025) malam.
Korban diketahui bernama Nono Misna (75), warga Pataruman, Kota Banjar. Ia tewas di lokasi kejadian saat hendak menyeberang jalan.
Kepala Desa Karangkamulyan, Uus Uswandi, membenarkan adanya peristiwa tragis tersebut. Menurutnya, kecelakaan terjadi ketika sebuah mobil melaju dari arah Ciamis menuju Banjar. Diduga, pengemudi mobil tidak melihat keberadaan korban yang tengah menyeberang karena kondisi jalan sangat gelap.
“Lampu penerangan jalan di jalur nasional itu sudah lama padam. Diduga karena gelap, pengendara tidak melihat ada warga yang hendak menyeberang,” ungkap Uus, Senin (29/9/2025).
Uus menambahkan, kondisi jalan nasional di wilayahnya memang rawan kecelakaan akibat minimnya penerangan. Ia berharap pemerintah pusat maupun pihak terkait segera memperhatikan persoalan ini dengan melakukan perbaikan serta menambah fasilitas lampu penerangan jalan umum (PJU).
“Kami sangat berharap penerangan segera diperbaiki. Ini demi keselamatan masyarakat yang melintas, karena jalur tersebut ramai kendaraan terutama di malam hari,” jelasnya.
Jalan nasional Ciamis–Banjar dikenal sebagai salah satu jalur padat lalu lintas, menghubungkan dua wilayah penting di Jawa Barat bagian selatan. Kondisi gelap tanpa penerangan memadai tentu berpotensi menimbulkan kecelakaan, baik bagi pengendara maupun pejalan kaki.
Peristiwa nahas yang menimpa Nono Misna menjadi peringatan penting bagi semua pihak bahwa keselamatan pengguna jalan perlu diprioritaskan. Masyarakat pun berharap agar penerangan segera ditangani agar tidak lagi menelan korban jiwa. (Ayu/CN/Djavatoday)

