Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Akses jalur utama penghubung Kecamatan Cimaragas dan Cidolog di Kabupaten Ciamis terpaksa ditutup sementara waktu akibat kondisi tanah yang labil dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Penutupan dilakukan selama dua hingga tiga hari ke depan sambil menunggu penanganan darurat oleh pihak terkait.
“Melihat kondisi terkini yang tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan, kami bersama Dinas Perhubungan (Dishub) sepakat untuk menutup sementara jalur ini,” ungkap Kepala Desa Raksabaya, Dedi Kusnadi, saat ditemui pada Minggu (6/4/2025).
Langkah ini diambil setelah hasil koordinasi antara Pemerintah Desa Raksabaya dan Dishub Ciamis menunjukkan adanya kerusakan signifikan pada badan jalan. Diperkirakan, sekitar 20 hingga 30 meter jalan dengan lebar tiga meter mengalami penurunan struktur akibat tanah yang tidak stabil.
Dedi menjelaskan, kerusakan ini disebabkan oleh aliran air yang mengalir di bawah permukaan jalan, yang melemahkan struktur tanah dan berpotensi menyebabkan ambles lebih parah jika tidak segera ditangani.
“Kalau tidak segera ditangani, kerusakan akan semakin parah. Di bawah jalan ini ada aliran air yang terus mengikis tanah,” jelasnya.
Sebagai solusi sementara, warga diminta menggunakan jalur alternatif melalui rute Pamarican–Caringin menuju Cimanong, Situ Batu. Meski jalur ini memutar dan menambah jarak tempuh sekitar 8 hingga 10 kilometer, jalur tersebut dianggap lebih aman untuk dilalui.
Lebih lanjut, Dedi menyampaikan bahwa pihaknya telah mengusulkan relokasi trase jalan ke lokasi yang lebih stabil secara geologi. Namun hingga kini, Pemerintah Kabupaten Ciamis masih memilih untuk mempertahankan jalur yang lama.
“Usulan sudah kami sampaikan langsung ke Pak Bupati. Tapi mungkin karena pertimbangan tertentu, realisasinya masih tertunda,” ujar Dedi.
Selama masa penutupan jalur penghubung kecamatan ini berlangsung, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. (Yuliana/CN/Djavatoday)

