Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Upaya Pemerintah Kabupaten Ciamis menjaga kelestarian sumber daya perikanan terus dilakukan melalui program restocking atau penebaran benih ikan di sejumlah perairan umum. Hingga akhir Juni 2026, program yang digagas Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Ciamis itu hampir rampung dengan menyisakan satu lokasi penebaran.
Kegiatan restocking merupakan hasil kolaborasi antara Disnakkan Kabupaten Ciamis dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat. Program tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 dengan dukungan pendanaan dari APBD Kabupaten Ciamis dan APBD Provinsi Jawa Barat.
Kepala Disnakkan Kabupaten Ciamis, A. Wahyu Radityananto, melalui Kepala Bidang Pemanfaatan dan Pengendalian Sumber Daya Perikanan, Aris Andriyana, mengatakan seluruh alokasi bantuan benih ikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah selesai direalisasikan.
“Alhamdulillah, penebaran benih ikan yang bersumber dari anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah selesai seluruhnya. Sebanyak 100 ribu benih ikan jenis tawes dan nilem telah kami tebar di dua lokasi perairan umum,” ujar Aris, Kamis (25/6/2026).
Dua lokasi yang menjadi sasaran program tersebut yakni Sungai Karangkamal di Kecamatan Banjarsari dan Sungai Cipalih di Kelurahan Cigembor, Kecamatan Ciamis. Masing-masing lokasi menerima 50.000 benih ikan tawes dan nilem.
Menurut Aris, pelaksanaan kegiatan berjalan lancar berkat dukungan berbagai pihak. Penebaran benih ikan melibatkan pemerintah kecamatan, penyuluh perikanan lapangan (PPL), UPTD, hingga masyarakat sekitar yang turut menjaga keberlanjutan sumber daya perairan.
“Sinergi di lapangan berjalan sangat baik. Semua unsur ikut terlibat mulai dari pemerintah setempat, penyuluh perikanan, UPTD, hingga masyarakat yang selama ini memanfaatkan perairan tersebut,” katanya.
Selain program dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Disnakkan Ciamis juga telah melaksanakan restocking menggunakan anggaran APBD Kabupaten Ciamis.
Sebelumnya, sebanyak 23.000 benih ikan telah ditebar di masing-masing empat lokasi, yakni Situ Rancabala di Kecamatan Cikoneng, Situ Cimonteng di Kecamatan Rajadesa, Cek Dam Kecamatan Tambaksari, serta Situ Cipeuteuy di Kecamatan Panawangan.
Aris menjelaskan, kini program daerah tersebut tinggal menyisakan satu titik terakhir.
“Untuk kegiatan yang bersumber dari APBD Kabupaten Ciamis, tinggal satu lokasi lagi, yaitu Situ Putrahaji di Desa Sumberjaya, Kecamatan Cihaurbeuti. Di lokasi itu nanti akan ditebar sekitar 23 ribu benih ikan dan dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni 2026,” jelasnya.
Melalui program restocking ini, Disnakkan berharap populasi ikan di perairan umum tetap terjaga sehingga mampu mendukung ketahanan pangan masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.
“Kami ingin sumber daya perikanan di sungai maupun situ tetap lestari. Harapannya, manfaatnya tidak hanya dirasakan masyarakat saat ini, tetapi juga dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” pungkas Aris. (Ayu/CN/Djavatoday)

