Ini Dugaan Penyebab Mobil Pikap Terjun ke Jurang di Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Polres Ciamis masih menyelidiki kasus kecelakaan maut mobil pikap terjun ke jurang di Sukamantri, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan pengecekan barang bukti kendaraan.

Hasilnya, dugaan sementara penyebab kecelakaan itu karena kendaraan kelebihan beban muatan. Sehingga membuat sistem pengereman berfungsi secara optimal.

Kapolres Ciamis AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro menjelaskan dugaan salah satu faktor penyebab kecelakaan itu adalah kendaraan kelebihan muatan. Sehingga berpengaruh terhadap fungsi rem kendaraan.

“Dugaan ada beberapa faktor termasuk salah satu faktor kelebihan muatan. Rem blong atau tidak berfungsinya rem dengan baik merupakan akumulasi dari kontur jalan yang menurun, dikaitkan mobil yang kelebihan beban. Sehingga menyebabkan pengereman tidak berfungsi dengan optimal,” ungkap Kapolres, Kamis (11/8/2022).

Baca Juga: Mobil Pikap Masuk Jurang di Ciamis, 7 Orang Meninggal Dunia

Kapolres mengatakan dari kesimpulan awal itu, pihaknya selanjutnya masih melakukan pendalaman dengan pemeriksaan saksi. Selain saksi di lokasi kejadian juga saksi korban. Namun untuk saat ini saksi korban belum bisa dimintai keterangan karena masih dirawat di RSUD Ciamis.

“Untuk pemeriksaan itu, kami berkoordinasi dengan pihak kesehatan. Jadi saat ini saksi korban masih dalam perawatan. Untuk itu kami menunggu saksi korban termasuk saksi sopir sampai bisa untuk diambil keterangan,” pungkasnya.

Sebelumnya, sebuah mobil Pikap yang mengangkut rombongan undangan acara khitanan terjun ke jurang sedalam 30 meter di Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (8/8/2022). Delapan orang tewas dalam kejadian tersebut.

Menurut informasi, mobil pikap tersebut mengangkut rombongan asal Kabupaten Majalengka yang akan menghadiri acara khitanan di Panjalu, Kabupaten Ciamis. Posisi jalan merupakan turunan curam dan tikungan yang cukup tajam.

Dugaan pengemudi tidak dapat mengendalikan kendaraannya hingga terjun ke jurang sedalam sekitar 30 meter. (Ayu/CN/Djavatoday)

Menyusuri Situs Karangkamulyan Ciamis, Jejak Kerajaan Galuh yang Penuh Mitos

Ciamis selalu punya cerita yang membuat orang ingin berhenti sejenak. Salah satunya berada di kawasan Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, tepat di jalur nasional penghubung Ciamis-Banjar....

Warga Ciamis Nyaris Dipatuk Kobra Jawa Saat Melintas di Pos Ronda

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Seorang warga Dusun Cikohkol, Desa Sukasari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, nyaris menjadi korban gigitan ular kobra Jawa saat melintas di area...

Diperiksa Menyeluruh, Hewan Kurban di Ciamis Dipastikan Sehat

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Ciamis dipastikan berjalan aman dan sesuai standar kesehatan. Dinas Peternakan...

Kabar Duka dari Tanah Suci, Jemaah Haji Asal Ciamis Meninggal Dunia di Arafah

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kabar duka menyelimuti pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 H / 2026 M, seorang jemaah haji lansia asal Kabupaten Ciamis, Jawa Barat,...

Terbaru