Ika Datang Membawa Harapan ke Job Fair Ciamis, Namun Usia Jadi Penghalang

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Di antara ribuan pencari kerja yang memadati Job Fair Ciamis 2026 di Gedung Islamic Center, Kamis (4/6/2026), sosok Ika Sartika mungkin tidak terlalu mencolok. Berkerudung merah muda dan mengenakan pakaian sederhana, perempuan asal Desa Rawa, Kecamatan Lumbung itu berdiri sambil menggenggam sebuah goodie bag berisi dokumen lamaran kerja.

Sekilas, perempuan berusia 50 tahun tersebut tampak seperti orang tua yang sedang menemani anaknya mencari pekerjaan. Namun kenyataannya berbeda. Ika datang untuk melamar kerja bagi dirinya sendiri.

Pagi itu, ia berangkat dari kampung halamannya menggunakan angkutan umum. Perjalanan menuju pusat Kota Ciamis ditempuh dengan harapan besar setelah mendengar kabar adanya lowongan pekerjaan yang menerima lulusan Sekolah Dasar (SD).

Informasi tersebut diperolehnya dari seorang kerabat. Bagi Ika yang hanya memiliki ijazah SD, kabar itu seperti secercah peluang yang datang di tengah keterbatasan.

“Saya dengar ada lowongan yang bisa untuk lulusan SD, jadi langsung tertarik datang ke sini,” tuturnya.

Sejak lama, kehidupan Ika tak lepas dari pekerjaan serabutan. Sebagai seorang janda dengan empat anak, ia mengandalkan penghasilan dari bekerja sebagai buruh tani. Sehari-hari, ia membantu menggarap sawah milik orang lain bersama orang tuanya.

Penghasilannya tidak menentu. Saat musim tanam atau panen tiba, pekerjaan tersedia. Namun di luar itu, ia harus mencari cara lain untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Karena itulah, ketika mendengar ada kesempatan kerja yang terbuka untuk lulusan SD, Ika tidak ingin melewatkannya.

Di dalam tas yang dibawanya, tersimpan sejumlah berkas yang disiapkan seadanya. Ada fotokopi KTP, daftar riwayat hidup, dan surat lamaran kerja. Berkas sederhana yang baginya menjadi simbol harapan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih pasti.

Sesampainya di lokasi, Ika baru mengetahui bahwa lowongan yang ditujunya memiliki batas usia pelamar maksimal 40 tahun. Usianya yang kini telah menginjak 50 tahun membuat kesempatan tersebut otomatis tertutup.

Perempuan itu mengaku sempat terpukul. Jauh-jauh datang dari Lumbung, mengeluarkan ongkos perjalanan sekitar Rp20 ribu, tetapi harus menerima kenyataan bahwa dirinya tidak memenuhi syarat.

“Jadinya mah tos teu aya lowongan. Manawi teh kitu pedah aya ijazah SD, teu aya batasan usia,” ujarnya dengan nada kecewa.

(Ternyata sudah tidak ada lowongan. Saya kira karena menerima lulusan SD berarti tidak ada batasan usia).

Meski begitu, ia memilih menerima keadaan. Tidak ada yang bisa dilakukan selain kembali pulang ke rumah.

Di tengah rasa kecewa yang masih tersisa, Ika mengaku belum kehilangan harapan sepenuhnya. Ia sadar peluang bekerja di perusahaan atau lembaga formal semakin terbatas seiring bertambahnya usia. Namun ia masih berharap ada pekerjaan lain yang bisa ia lakukan.

Menurutnya, selama tubuh masih sehat, ia masih ingin bekerja demi membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

“Manawi aya nu ngabutuhkeun, kanggo di bumi-bumi, kitu. Nu penting gaduh panghasilan kanggo waragad murangkalih,” katanya.

(Barangkali ada yang membutuhkan tenaga untuk membantu pekerjaan rumah tangga atau pekerjaan lainnya. Yang penting ada penghasilan untuk kebutuhan anak-anak).

Meski pulang dengan tangan hampa, Ika tetap membawa satu hal yang belum hilang: harapan. Harapan bahwa suatu hari nanti masih ada kesempatan kerja yang membuka pintu bagi orang-orang sepertinya yang ingin terus berjuang mencari nafkah dengan cara yang jujur. (Ayu/CN/Djavatoday)

INU Ciamis Wisuda 106 Sarjana, Lulusannya Ditargetkan Mampu Baca Kitab

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis mewisuda 106 sarjana dalam prosesi wisuda perdana yang digelar di Gedung KH Irfan Hielmy, Islamic Center...

Atlet Muda Pamarican Disambut Meriah Usai Raih Prestasi di Tingkat Jabar

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Suasana penuh kebanggaan menyambut kepulangan atlet-atlet muda Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, yang berhasil mengukir prestasi pada Invitasi Olahraga Tradisional (Ortrad) Tingkat...

PSGC Ciamis Terpuruk, Herdiat Janji Evaluasi Pelatih dan Pemain

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- CEO PSGC Ciamis Herdiat Sunarya berjanji melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tim setelah hasil buruk sepanjang putaran pertama Liga 2 Indonesia 2026/2027....

PSGC Ciamis Tumbang 1-2 dari PSMS Medan, Herkis Akui Ketangguhan Lawan

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- PSGC Ciamis gagal meraih poin saat menjamu PSMS Medan pada pekan kedelapan Grup A Liga 2 Indonesia 2026/2027. Bermain di Stadion...

Terbaru