Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Suasana akrab penuh canda tawa terlihat di Dusun Panyingkiran dan Dusun Tangkil, Desa Panaragan, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Kamis (21/8/2025). Sejak pagi, warga berbondong-bondong datang membawa peralatan sederhana. Bukan untuk pesta, melainkan untuk satu tujuan mulia: membongkar rumah tak layak huni milik Yoyo dan Dedi.
Kayu-kayu tua rumah dibongkar, genteng dilepas satu per satu. Tak lama kemudian, pondasi baru mulai disusun, dinding dipasang kembali. Semua dilakukan dengan semangat gotong royong, tanpa pamrih. Suasana kekeluargaan begitu terasa, seakan membuktikan bahwa nilai silih asah, silih asih, silih asuh masih terjaga kuat di tanah Panaragan.
Kepala Desa Panaragan, Herdi, S.Ag., menjelaskan bahwa program bedah rumah tersebut merupakan bagian dari bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang disalurkan langsung oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya.
“Dana dari Pak Bupati digunakan untuk membeli material bangunan, sementara warga menyumbangkan tenaga. Dengan cara ini, pembangunan bisa lebih hemat dan tetap terasa kebersamaannya,” ungkap Herdi.
Menurutnya, pola gotong royong semacam ini tidak hanya membantu mengurangi biaya, tetapi juga memperkuat rasa kepedulian dan persaudaraan antarwarga.
Kini, Yoyo dan Dedi tak lagi harus khawatir menghadapi musim hujan. Rumah mereka yang dulu reyot, rawan bocor dan lapuk, perlahan berubah menjadi hunian yang lebih kokoh dan layak. Harapan besar pun hadir, bahwa mereka bisa hidup dengan lebih nyaman dan aman.
“Atas nama warga dan pemerintah desa, kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Ciamis atas bantuan Rutilahu ini. Tanpa dukungan beliau, tentu warga kami masih kesulitan memperbaiki rumahnya,” tutur Herdi.
Apa yang dilakukan warga Panaragan hari itu lebih dari sekadar membangun rumah. Ia adalah simbol kepedulian, warisan nilai gotong royong yang masih kokoh di tengah arus zaman. Di saat banyak yang sibuk dengan urusan masing-masing, warga Panaragan menunjukkan bahwa kebersamaan tetap menjadi kekuatan terbesar untuk menghadirkan perubahan. (Ayu/CN/Djavatoday)

