Berita Ciamis (Djavatoday.com),- DKM Masjid Agung Ciamis, Bagian Kesra Setda Ciamis, Kemenag Ciamis serta pihak terkait lainnya yang tergabung dalam panitia Pesantren Ramadan 2025 menggelar evaluasi kegiatan. Pertemuan ini berlangsung di basement Masjid Agung Ciamis pada Senin (24/3/2025).
Selama Ramadan 2025, Pemkab Ciamis telah menyelenggarakan berbagai program Pesantren Ramadan, mulai dari pesantren untuk siswa SMP, SMA, lansia, hingga jurnalis. Kabag Kesra Setda Ciamis, Ihsan Rasyad, mengungkapkan bahwa kegiatan ini masih perlu penyempurnaan.
“Meskipun masih ada hal yang perlu diperbaiki, ini menjadi bagian dari persiapan untuk tahun depan. Mudah-mudahan di 2026 bisa lebih baik lagi. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, termasuk wartawan yang membantu mensyiarkan kegiatan ini,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya peningkatan koordinasi dan perencanaan agar hasil yang diperoleh bisa lebih maksimal di tahun berikutnya.
Ketua DKM Masjid Agung Ciamis, Wawan S. Arifien, yang juga merupakan Ketua Pelaksana, menyoroti beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. Salah satunya adalah penyempurnaan materi serta jenis kegiatan yang diselenggarakan.
Menariknya, dalam evaluasi ini juga muncul usulan baru, yakni penyelenggaraan Pesantren Ramadan khusus bagi teman tuli. “Kemarin ada teman tuli yang ingin ikut serta di tahun depan. Kami siap menyelenggarakan Pesantren Ramadan untuk mereka,” ungkap Wawan.
Selain itu, ia juga mengusulkan pengalaman lebih mendalam bagi wartawan yang mengikuti pesantren.
“Saya berharap ke depan wartawan bisa mengikuti pesantren dengan lebih intens, misalnya menginap satu hari satu malam, makan nasi liwet, dan tidur di kobong (asrama santri). Dengan begitu, mereka bisa benar-benar merasakan kehidupan di pesantren,” tambahnya.
Evaluasi ini menjadi langkah penting dalam penyempurnaan program Pesantren Ramadan Ciamis ke depan. Diharapkan, inovasi-inovasi baru yang muncul dapat semakin memperkaya pengalaman para peserta dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat. (CN/Djavatoday)

