Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kasus pencurian sepeda motor di sebuah rumah kos di Baregbeg, Kabupaten Ciamis, kembali menjadi perhatian warga. Peristiwa yang terjadi di Perum Griya Galuh, Jalan Aria Janggala, Desa Baregbeg, itu membuat penghuni kos waspada, terlebih modus pencurian dilakukan dengan memanfaatkan kelengahan korban saat berkunjung ke tempat temannya.
Korban, Muhamad Tharfan Nisyana, memarkir motor Kawasaki LK150 warna biru tahun 2020 miliknya di kos rekannya pada Kamis (20/11/2025). Kunci kontak semula diletakkan di ruang tamu kos. Dari keterangan saksi, diduga terlapor mengambil kunci tersebut sebelum membawa kabur motor korban.
Saat Tharfan kembali sekitar pukul 17.00 WIB keesokan harinya, motor sudah tidak ada di tempat. Kerugian diperkirakan mencapai Rp17 juta.
Laporan kehilangan diterima Polres Ciamis pada Jumat sore (21/11/2025) pukul 17.00 WIB. Tidak lama kemudian, personel Piket Pamapta III langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.
Tim yang turun terdiri dari IPDA Anggi Aulia Pratiwi, Aiptun Tri Harjono (SPKT), Briptu Pani (Satreskrim), serta Bripda Zilan dari Unit Inafis. Mereka melakukan serangkaian langkah kepolisian seperti: pemeriksaan menyeluruh di lokasi kos, pendataan korban dan saksi, pengumpulan petunjuk terkait keberadaan pelaku, koordinasi dengan Piket Pawas, Satreskrim, dan Unit Inafis untuk penyelidikan lanjutan.
Kapolres Ciamis AKBP Hidayatullah melalui IPDA Anggi Aulia Pratiwi, menyampaikan bahwa setiap laporan masyarakat harus segera ditindaklanjuti. Menurutnya, respons cepat sangat penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku, terutama dalam kasus curanmor yang kerap membuat resah penghuni permukiman dan kos-kosan.
“Kami pastikan penyelidikan terus berjalan sampai pelaku berhasil diamankan dan barang bukti ditemukan,” ujarnya.
Warga sekitar kos mengaku terbantu dengan hadirnya polisi hanya beberapa saat setelah laporan diterima. Menurut mereka, tindakan cepat tersebut tidak hanya membantu proses hukum, tetapi juga menenangkan penghuni kos yang sempat panik dengan kejadian ini.
Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya keamanan di lingkungan kos-kosan yang biasanya memiliki tingkat mobilitas penghuni cukup tinggi. Selain memperkuat patroli, kepolisian mengimbau warga untuk lebih berhati-hati menyimpan kunci motor dan memastikan area parkir aman. (Ayu/CN/Djavatoday)

