Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Upaya meningkatkan kualitas gizi anak dan ibu terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Ciamis. Salah satunya dengan menghadirkan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mekar Sari di Desa Kertamandala, Kecamatan Panjalu, yang diresmikan langsung oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, Senin (25/8/2025).
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan peninjauan fasilitas dapur. Bupati bersama jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, camat, kepala desa, hingga masyarakat penerima manfaat turut hadir dalam acara tersebut. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan komitmen bersama untuk mewujudkan generasi yang lebih sehat.
Menurut Bupati Herdiat, keberadaan dapur gizi ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam memenuhi kebutuhan pangan bergizi. Ia menegaskan, makanan yang diproduksi harus higienis dan sesuai standar kesehatan.
“Kita pastikan makanan yang diberikan benar-benar bersih, sehat, dan memenuhi standar gizi, baik untuk anak-anak maupun ibu hamil,” ujar Herdiat.
Program SPPG Mekar Sari saat ini menyalurkan makanan bergizi kepada 3.770 penerima manfaat, terdiri dari 3.197 siswa sekolah dan 573 orang kategori B3 (ibu hamil, ibu menyusui, serta balita). Angka ini memperlihatkan besarnya jangkauan program dalam mendukung tumbuh kembang generasi di Kabupaten Ciamis.
Selain meresmikan dapur, Bupati juga menyerahkan Program Makanan Bergizi (MBG) secara langsung ke sejumlah sekolah, seperti SDN 2 Kertamandala dan SMP Miftahul Khoir di desa setempat.
Herdiat menambahkan, program ini tidak hanya berorientasi pada kesehatan, tetapi juga pada masa depan daerah.
“Anak-anak kita harus sehat, cerdas, dan kuat. Itu bekal untuk masa depan mereka sekaligus kemajuan Kabupaten Ciamis,” tegasnya.
Masyarakat menyambut positif kehadiran dapur gizi tersebut. Banyak keluarga penerima manfaat mengaku sangat terbantu, terutama bagi anak sekolah serta ibu hamil dan menyusui yang membutuhkan tambahan asupan gizi.
Dengan hadirnya SPPG Mekar Sari, Pemkab Ciamis berharap angka stunting bisa terus ditekan, kualitas hidup masyarakat meningkat, dan anak-anak dapat tumbuh lebih sehat serta berdaya saing. (Ayu/CN/Djavatoday)

