Berita Ciamis (Djavatoday.com),- PSGC Ciamis bertekad menjadikan laga kandang melawan PSIS Semarang sebagai momentum kebangkitan. Setelah dihantam Adhyaksa FC Bekasi dengan skor 0-4 pada pekan sebelumnya, Laskar Singacala kini membidik tiga poin saat menjamu Mahesa Jenar di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (17/10/2026) malam.
Pertandingan pekan keenam Liga 2 Indonesia 2026/2027 ini menjadi kesempatan bagi PSGC untuk memperbaiki posisi sekaligus mengembalikan kepercayaan diri. Tim asuhan Heri Kiswanto itu tak ingin kembali kehilangan poin di hadapan pendukung sendiri.
Pelatih PSGC Ciamis, Heri Kiswanto, mengungkapkan timnya telah melakukan pembenahan sejak awal pekan. Evaluasi dilakukan setelah kekalahan telak di Bekasi, mulai dari aspek taktik dan strategi hingga kondisi mental para pemain.
“Sejak Senin kami melakukan persiapan dan perbaikan tim, terutama setelah hasil yang kurang memuaskan kemarin. Kami berusaha mengembalikan spirit dan mental anak-anak. Dari segi taktik dan strategi juga ada beberapa hal yang kami benahi,” ujar Heri dalam konferensi pers menjelang pertandingan di Stadion Galuh, Jumat (16/10/2026).
Heri mengakui penampilan PSGC dalam lima pertandingan sebelumnya masih belum konsisten. Hasil yang silih berganti antara kemenangan dan kekalahan membuat tim pelatih harus terus mencari cara untuk memperbaiki performa Laskar Singacala.
Karena itu, pertandingan melawan PSIS menjadi kesempatan penting untuk kembali mengumpulkan poin. Heri meminta para pemain memanfaatkan keuntungan bermain di kandang agar hasil buruk pada laga sebelumnya tidak terulang.
“Semua sisi kami benahi, terutama mental pemain setelah kekalahan kemarin. Dalam lima pertandingan, performa kami masih agak labil, menang dan kalah bergantian. Kami terus mengevaluasi dan memperbaiki kekurangan,” katanya.
“Kami sudah memberikan motivasi kepada pemain. Besok, bermain di kandang sendiri, jangan sampai kehilangan poin. Kami harus mulai mengumpulkan poin lagi karena sudah cukup banyak kehilangan poin. Tinggal bagaimana pemain menerapkannya di lapangan,” lanjut Heri.
PSGC mendapat tambahan kekuatan menjelang duel penting ini. Gelandang asing andalan mereka, Johan Bonilla Calderon, dipastikan sudah pulih dari sakit dan siap dimainkan melawan PSIS Semarang.
Bonilla sebelumnya absen dalam dua pertandingan karena menjalani pemulihan. Kembalinya pemain tersebut menjadi kabar positif bagi PSGC, terutama untuk memperkuat permainan di lini tengah dan membantu membangun serangan.
Heri memastikan kondisi Bonilla telah membaik berdasarkan pemeriksaan tim medis.
“Bonilla siap. Semuanya sudah siap, kondisinya juga sudah baik dan sehat. Menurut dokter, dia juga sudah bisa bermain,” ungkapnya.
Namun, PSGC tidak bisa menurunkan seluruh pemainnya. Faris, bek pinjaman dari Persib Bandung, harus absen karena menerima kartu merah pada pertandingan sebelumnya.
Meski kehilangan Faris, Heri menyebut pemain lainnya siap menghadapi PSIS. Ia berharap seluruh pemain bisa menjalankan rencana permainan yang telah disiapkan tim pelatih.
Kekalahan 0-4 dari Adhyaksa FC membuat harapan suporter agar PSGC segera bangkit semakin besar. Heri memahami keinginan masyarakat Ciamis untuk melihat tim kesayangannya meraih kemenangan, terlebih saat bermain di Stadion Galuh.
Meski demikian, ia meminta para pemain tidak menjadikan tuntutan kemenangan sebagai beban berlebihan. Menurutnya, dukungan suporter seharusnya menjadi energi positif bagi tim, termasuk bagi sejumlah pemain muda yang masih dalam proses pembinaan.
“Bukan hanya suporter yang ingin menang, kami semua juga ingin menang. Dalam sepak bola, lawan pun punya keinginan yang sama. Namun, jangan sampai pemain terbebani karena banyak pemain muda di tim ini yang masih dalam proses pembinaan,” tutur Heri.
Ia mengapresiasi dukungan masyarakat dan para pencinta sepak bola Ciamis. Heri berharap dukungan tersebut dapat memacu semangat pemain untuk tampil lebih maksimal saat menghadapi PSIS.
“Kami terus bekerja keras untuk memperbaiki tim dan memberikan hasil terbaik. Dukungan dari penonton dan pencinta sepak bola di Ciamis tentu kami apresiasi. Kami mengambil hal-hal positif dari dukungan itu agar pemain bisa tampil maksimal,” ujarnya.
Heri juga tidak menampik kekalahan telak di Bekasi menjadi hasil yang mengecewakan. Namun, evaluasi telah dilakukan dan tim kini berfokus menghadapi pertandingan berikutnya.
“Kami memang kurang beruntung kemarin dan kalah terlalu telak. Itu sudah menjadi bahan evaluasi. Mudah-mudahan besok anak-anak bisa tampil maksimal dan mendapatkan hasil yang maksimal juga,” katanya.
Sementara itu, pemain PSGC Ciamis, Kevin, mengatakan persiapan tim berjalan sesuai rencana. Pada sesi latihan sehari sebelum pertandingan, pemain lebih banyak diarahkan untuk menjaga kondisi fisik agar siap bertanding.
“Latihan hari ini seperti biasa, pada H-1 kami hanya menjaga kondisi. Namun, pada hari-hari sebelumnya tim sudah mempersiapkan diri untuk pertandingan besok,” kata Kevin. (Ayu/CN/Djavatoday)

