Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Keberadaan seekor biawak di atap rumah warga sempat membuat resah penghuni sebuah rumah di kawasan pusat Kota Ciamis. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (10/1/2026) pagi di sebuah rumah makan yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Ciamis, Kabupaten Ciamis.
Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik rumah, Shanny Kuswandi Ratman (44), warga Dusun Sedekan, Desa Mekarjadi, Kecamatan Sadananya. Selama beberapa hari, ia kerap mendengar suara mencurigakan seperti cakaran dari bagian atap plafon rumahnya. Khawatir terjadi hal yang membahayakan, ia kemudian melaporkan temuan tersebut ke Mako UPTD Pemadam Kebakaran Ciamis.
Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, membenarkan adanya laporan evakuasi satwa liar tersebut. Ia mengatakan, laporan diterima sekitar pukul 09.13 WIB dan petugas langsung diterjunkan ke lokasi.
“Petugas segera menuju lokasi setelah menerima laporan. Setelah dilakukan pengecekan, benar ditemukan seekor biawak yang bersembunyi di bawah genting rumah,” ujar Budi Rahmat.
Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati oleh tim Damkar Ciamis untuk menghindari risiko bagi warga maupun satwa tersebut. Dengan peralatan yang memadai, petugas berhasil mengamankan biawak jenis Varanus salvator tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
“Evakuasi berjalan aman dan lancar. Sekitar pukul 10.05 WIB, biawak berhasil diamankan dan petugas kembali ke mako untuk melanjutkan kesiapsiagaan,” jelasnya.
Dalam proses penanganan tersebut, Damkar Ciamis menurunkan satu unit kendaraan pancar dan melibatkan sejumlah personel, di antaranya Andi Kuswandi, Irvan Supyani, Iik Abdul Kholik, serta Rhesa Gunawan Pramiadi, dengan petugas siaga mako Bima Bayu Putra.
Budi Rahmat mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan keberadaan satwa liar di lingkungan permukiman. Menurutnya, respons cepat sangat penting untuk mencegah potensi bahaya serta memastikan penanganan dilakukan secara aman dan profesional.
“Jika warga mendapati satwa liar masuk ke rumah atau lingkungan sekitar, jangan bertindak sendiri. Segera laporkan ke petugas agar bisa ditangani dengan tepat,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

