Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Arus lalu lintas di jalur utama Kabupaten Ciamis mulai menunjukkan peningkatan pada Sabtu (14/3/2026). Meski belum terlihat kepadatan yang signifikan, ribuan kendaraan tercatat telah melintas di jalur tersebut sejak dini hari hingga menjelang siang.
Berdasarkan data traffic counting dari Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, total kendaraan yang melintas dari dua arah mencapai 16.777 unit sejak pukul 00.00 WIB hingga 12.00 WIB.
Kepala Dinas Perhubungan Ciamis, Uga Yugaswara, menjelaskan kendaraan yang melintas berasal dari dua arah utama, yakni dari wilayah timur atau Jawa Tengah menuju Ciamis serta dari arah barat atau wilayah Jabodetabek.
“Dari arah timur tercatat sekitar 7.506 kendaraan, sementara dari arah barat menuju Ciamis sebanyak 9.271 kendaraan. Jadi totalnya hingga pukul 12.00 WIB ada 16.777 kendaraan yang melintas dari dua arah,” ujar Uga.
Menurutnya, kendaraan yang melintasi jalur tersebut masih didominasi oleh kendaraan pribadi. Sepeda motor menjadi jenis kendaraan yang paling banyak melintas, disusul mobil pribadi.
Secara persentase, sepeda motor mencapai sekitar 47,7 persen dari total kendaraan yang melintas. Sementara mobil pribadi tercatat sebesar 38,3 persen.
“Mayoritas kendaraan yang melintas memang kendaraan pribadi, terutama sepeda motor dan mobil,” katanya.
Jika dilihat dari jumlah unit kendaraan, hingga siang hari tercatat sekitar 8.000 sepeda motor melintas di jalur tersebut. Sedangkan kendaraan roda empat tercatat sebanyak 6.434 unit.
Data tersebut menunjukkan bahwa arus lalu lintas di jalur utama Ciamis masih didominasi kendaraan pribadi dibandingkan kendaraan jenis lainnya seperti bus atau angkutan barang.
Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan sekitar pukul 13.30 WIB, kondisi jalur nasional dari kawasan Alun-alun Ciamis hingga perbatasan Rajapolah–Cihaurbeuti terpantau masih relatif lancar. Kendaraan melintas dengan kecepatan normal tanpa adanya antrean panjang.
Di sejumlah rest area di sepanjang jalur tersebut juga belum terlihat lonjakan aktivitas pemudik yang beristirahat.
Meski demikian, petugas gabungan dari berbagai instansi tetap bersiaga di sejumlah posko yang telah disiapkan. Selain aparat kepolisian dan dinas perhubungan, petugas kesehatan juga tampak standby untuk memberikan layanan bagi pengguna jalan yang membutuhkan bantuan selama perjalanan. (Ayu/CN/Djavatoday)

