Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Sebanyak 1.287 siswa SMAN 2 Ciamis menerima paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) dalam program yang digagas pemerintah untuk mendukung pemenuhan gizi pelajar, Senin (17/2/2025).
Kepala SMAN 2 Ciamis, Teti Gumiati, menyambut baik program ini dan menilai inisiatif tersebut merupakan langkah positif untuk meningkatkan kesejahteraan serta kesehatan siswa.
“Kami sangat mengapresiasi program ini sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan gizi peserta didik. Ini tentu memberikan manfaat besar bagi mereka,” ujar Teti.
Ia menjelaskan kerja sama untuk program MBG telah disepakati hingga Desember 2025 dan akan dievaluasi setiap tahun guna meningkatkan efektivitasnya.
Menurutnya, para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam menerima paket makanan ini.
“Dari yang saya amati, menunya bergizi dan sudah sesuai dengan jumlah yang diajukan. Anak-anak juga terlihat senang, apalagi saat mereka berkesempatan berinteraksi langsung dengan Pj. Bupati Ciamis,” tuturnya.
Distribusi makanan dilakukan di GOR SMAN 2 sebagai titik kumpul utama, sementara sampel pengambilan makanan disebar ke dua kelas untuk memastikan kelancaran. Petugas khusus juga dikerahkan agar pendistribusian berjalan tertib serta wadah makanan dapat dikembalikan kepada penyedia dengan baik.
“Kami bersyukur akses dari dapur penyedia ke sekolah cukup lancar, sehingga distribusi berjalan tanpa hambatan berarti,” tambahnya.
Dalam penerapan program ini, sekolah turut memperhatikan aspek kesehatan siswa, termasuk kemungkinan adanya alergi terhadap makanan tertentu.
“Mayoritas siswa yang memiliki alergi umumnya terhadap seafood, dan kami telah mendata mereka untuk memastikan makanan yang diberikan tetap aman,” jelasnya.
SMAN 2 Ciamis Beri Menu Tambahan di Luar Makanan Bergizi Gratis
Selain itu, pihak sekolah juga telah berkoordinasi dengan kantin agar tetap menyediakan menu tambahan di luar program MBG, sehingga siswa memiliki lebih banyak pilihan makanan.
“Kami ingin memastikan siswa tetap bisa memilih makanan lain sesuai selera mereka, jadi kantin tetap beroperasi seperti biasa,” imbuhnya.
Menu yang diberikan kepada siswa SMAN 2 Ciamis dalam program ini terdiri dari nasi, salad sayur, daging ayam, tahu, dan jeruk.
Sementara itu, salah satu siswa kelas XI IPS 1, Althaf, memberikan saran agar menu makanan lebih bervariasi.
“Misalnya, tahu bisa diganti dengan tempe goreng, daging ayam sesekali diganti telur atau ikan, dan pilihan sayurnya juga lebih beragam karena tidak semua siswa menyukai salad sayur,” ungkapnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

