Angin Kencang Rusak 50 Rumah di Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Hujan deras disertai angin kencang menerjang dua wilayah di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (6/11/2026) sore. Bencana tersebut mengakibatkan 50 rumah warga, tiga fasilitas umum, dan satu tempat usaha mengalami kerusakan.

Berdasarkan pendataan BPBD Ciamis hingga pukul 21.00 WIB, dampak kerusakan tersebar di Desa Giriharja, Kecamatan Rancah, dan Desa Sukajaya, Kecamatan Rajadesa.

Kepala Pelaksana BPBD Ciamis Ani Supiani mengatakan, angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang hingga menimpa rumah warga. Selain itu, beberapa bagian atap rumah juga rusak setelah gentingnya terbawa angin.

“Angin kencang terjadi saat hujan mengguyur wilayah tersebut. Dampaknya, ada pohon yang tumbang menimpa rumah warga dan sejumlah atap rumah mengalami kerusakan karena terbawa angin,” ujar Ani, Sabtu (7/11/2026).

Desa Giriharja menjadi wilayah dengan dampak kerusakan paling banyak. Tercatat 39 rumah mengalami kerusakan, terdiri dari tiga rumah rusak sedang dan 36 rumah rusak ringan.

Selain rumah warga, tiga fasilitas umum di desa tersebut turut terdampak, yakni Madrasah Manarul Barokah, DTA Al Adropiah, dan pos ronda. Ketiganya masuk kategori rusak sedang.

Sementara itu, satu tempat usaha berupa pabrik huler mengalami kerusakan berat. Bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) juga terdampak dengan kategori rusak ringan.

Adapun di Desa Sukajaya, Kecamatan Rajadesa, BPBD mencatat 11 rumah warga mengalami kerusakan ringan.

“Total ada 50 rumah yang terdampak, ditambah tiga fasilitas umum dan satu tempat usaha. Kerusakan paling banyak berada di Desa Giriharja, Kecamatan Rancah,” kata Ani.

Meski kerusakan cukup banyak, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Warga terdampak juga tidak sampai harus mengungsi.

Petugas BPBD bersama Damkar, Tagana, aparat desa, relawan, dan masyarakat langsung melakukan penanganan di lokasi. Fokus kegiatan meliputi evakuasi pohon tumbang serta pembersihan material sisa kerusakan.

Untuk rumah warga yang mengalami kerusakan pada bagian atap, pemerintah desa bersama masyarakat berupaya membantu perbaikan dengan mengganti penutup atap menggunakan asbes.

Ani mengatakan, koordinasi dengan pemerintah desa dan unsur terkait terus dilakukan agar penanganan dampak bencana dapat berjalan dengan baik.

“Petugas bersama masyarakat masih melakukan pembersihan dan penanganan di lokasi terdampak. Untuk rumah yang atapnya rusak, pemerintah desa bersama warga juga akan membantu melakukan penggantian agar bisa kembali digunakan,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

Lewat Green Policing, Polsek Cipaku Ciamis Bangun Kepedulian Lingkungan

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan ditunjukkan jajaran Polsek Cipaku, Polres Ciamis, melalui kegiatan kerja bakti di Masjid Al-Istiqomah, Desa Buniseuri, Kecamatan Cipaku,...

Porprov Jabar 2026, Ciamis Raih Kemenangan Perdana Usai Taklukkan Kabupaten Bekasi 3-2

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Tim sepak bola Kabupaten Ciamis akhirnya meraih kemenangan perdana pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Laskar Galuh...

Kapolres Ciamis Turun ke Lokasi Bencana Cuaca Ekstrim di Rancah, Bantu Warga Terdampak

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar turun langsung meninjau lokasi bencana angin puting beliung di Desa Giriharja, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Sabtu...

Kelurahan Sindangrasa Ciamis Jalani Penilaian Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kelurahan Sindangrasa, Kabupaten Ciamis, menjalani penilaian klarifikasi lapangan Lomba Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional 2026, Rabu (4/11/2026). Penilaian ini menjadi...

Terbaru