Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Sebuah video yang memperlihatkan genangan air di Taman Alun-alun Ciamis, Jawa Barat, viral di media sosial. Video tersebut pertama kali diunggah di Facebook pada Minggu (25/5/2025), dan menimbulkan kehebohan warganet.
Dalam rekaman berdurasi singkat itu, tampak area rumput di salah satu sudut alun-alun dipenuhi air. Genangan juga tampak mengalir hingga ke saluran drainase, menimbulkan kekhawatiran publik mengingat revitalisasi alun-alun baru rampung pada September 2023 lalu.
“Banjir… banjir… alun-alun juga banjir, kenapa bisa tergenang?” terdengar suara seseorang dalam video, yang diduga merupakan perekam kejadian tersebut.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis, Okta Jabal Nugraha, mengonfirmasi adanya genangan di salah satu titik taman. Namun, ia menegaskan kondisi tersebut bersifat sementara dan air segera surut dalam waktu singkat.
“Genangan terjadi karena hujan deras dengan intensitas tinggi dan durasi lama yang menyebabkan tanah jenuh air,” jelas Okta saat ditemui, Selasa (27/5/2025).
Ia menambahkan, selain karena kejenuhan tanah, kapasitas saluran drainase yang terbatas juga turut berkontribusi terhadap munculnya genangan. Sebagai langkah antisipasi, DPRKPLH berencana menambah lubang biopori untuk meningkatkan daya serap tanah dan mengurangi potensi genangan ke depannya.
“Kami juga akan melakukan sortir terhadap rumput-rumput yang kurang menyerap air agar sistem resapan tetap optimal,” ujarnya.
Meski kejadian ini merupakan yang pertama sejak alun-alun direvitalisasi, Okta mengimbau masyarakat untuk tidak langsung menyimpulkan bahwa area tersebut bermasalah. Ia juga mengajak pengunjung untuk bersama-sama menjaga kebersihan area taman kota.
“Jangan buang sampah sembarangan. Fasilitas ini milik bersama, mari kita rawat keindahannya dengan disiplin dan kesadaran,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

