Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Upaya meningkatkan kualitas pendidikan kepramukaan terus dilakukan Gerakan Pramuka di Kabupaten Ciamis. Salah satunya melalui pelaksanaan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) yang diikuti puluhan pembina dari Kwartir Ranting (Kwarran) Ciamis.
Sebanyak 45 pembina Pramuka resmi mengikuti kegiatan KMD yang dibuka langsung oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Gerakan Pramuka Kwarcab Ciamis, Helmi Maulana, Kamis (15/1/2026). Pembukaan kursus berlangsung di SDN 1 Cisadap, Kecamatan Ciamis.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari unsur Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran). Hadir dalam pembukaan antara lain Camat Ciamis selaku Ketua Mabiran, Kepala Desa Cisadap sebagai anggota Mabiran, Ketua Kwarran Ciamis Kiki Kohara, panitia pelaksana, serta delapan orang pelatih dari Pusdiklatcab Ciamis.
Puluhan peserta yang mengikuti KMD berasal dari berbagai gugus depan di wilayah Kwarran Ciamis. Dari total 45 peserta, terdiri atas 15 pembina putra dan 30 pembina putri. Selama enam hari ke depan, mulai 15 hingga 20 Januari 2026, para peserta akan dibekali materi dasar kepramukaan sebagai bekal menjalankan peran pembina di satuan masing-masing.
Dalam sambutannya, Helmi Maulana menekankan bahwa pembina Pramuka memegang peran strategis sebagai ujung tombak pendidikan karakter di gugus depan. Menurutnya, kualitas pembinaan sangat ditentukan oleh kapasitas dan kompetensi pembina.
“Pembina Pramuka adalah orang dewasa yang memiliki tanggung jawab membina peserta didik agar tumbuh menjadi pribadi berkarakter, berakhlak mulia, cerdas, serta sehat jasmani dan rohani sesuai tujuan Gerakan Pramuka,” ujar Helmi.
Ia menegaskan, setiap pembina idealnya memiliki bekal pengetahuan dan pengalaman yang memadai, termasuk mengantongi ijazah Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar. Selain itu, pembina juga dituntut terus mengembangkan diri melalui berbagai pelatihan lanjutan, pertemuan rutin, hingga forum penguatan kapasitas kepramukaan.
“Kehadiran orang dewasa dalam pendidikan kepramukaan itu mutlak. Ini bagian dari metode kepramukaan sekaligus penjamin mutu proses pendidikan,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Helmi juga menyampaikan apresiasi kepada Kwarran Ciamis yang telah menyelenggarakan KMD pertama di tahun 2026. Ia turut mengucapkan terima kasih kepada jajaran Mabiran, para kepala sekolah selaku Ketua Mabigus, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moril, materil, dan finansial bagi kemajuan Gerakan Pramuka di Ciamis.
Rangkaian pembukaan KMD berlangsung khidmat dengan prosesi adat Pusdiklatcab. Kegiatan diawali dengan penyerahan tunggul latihan dari Kepala Pusdiklatcab kepada Pimpinan Kursus (Pinsus), dilanjutkan penancapan kapak sebagai simbol dimulainya pelaksanaan kursus. Prosesi adat ditutup dengan pembacaan sandi Pusdiklatcab Kandaga Bina Satria Gerakan Pramuka Ciamis.
Melalui KMD ini, diharapkan lahir pembina-pembina Pramuka yang kompeten dan berkomitmen dalam membentuk generasi muda yang berkarakter kuat, disiplin, serta berjiwa kepemimpinan. (Ayu/CN/Djavatoday)

