Warga Karangpanimbal Banjar Resah karena Bau Menyengat dari Tumpukan Sampah

Berita Banjar (Djavatoday.com),- Warga RT 01 RW 01, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, harus menghadapi bau menyengat yang terus mengganggu kehidupan sehari-hari mereka. Bau menyengat tidak sedap ini berasal dari tumpukan sampah di tempat pengolahan sampah Kamisama, yang berada dekat pemukiman warga.

Sukardi (64), salah satu warga yang rumahnya hanya beberapa meter dari lokasi pengolahan, mengaku terganggu. “Baunya sangat menyengat, bahkan sampai ke sumur saya. Air sumur masih bisa dipakai untuk mandi dan mencuci, tapi untuk masak saya harus beli air galon,” ungkap Sukardi, Selasa (14/1/2025).

Menurut Sukardi, masalah bau ini sudah berlangsung sekitar dua hingga tiga bulan. Warga pun melaporkan keluhan ini kepada ketua RT setempat, yang segera mengkoordinasikannya dengan Lurah Karangpanimbal, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

Delta Naufal, Kepala Kawasan Kamisama Karangpanimbal, menjelaskan penumpukan sampah disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah kurangnya pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.

“Setiap hari kami menerima 4 hingga 6 ton sampah dari 2.500 pelanggan, tetapi hanya ada enam orang yang bertugas memilahnya,” jelas Delta.

Masalah lain adalah keterlambatan pengangkutan sampah. Selama 10 hari terakhir, kendaraan dinas terkait mengalami kendala, sehingga sampah tidak dapat diangkut sesuai jadwal.

“Tujuan awal kami adalah agar tidak ada sampah yang dibuang ke TPA, tapi karena sampah tidak terpilah, sebagian harus tetap dikirim ke sana,” tambahnya.

Delta menegaskan pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui RT dan RW tentang pentingnya memilah sampah sebelum disetor ke Kamisama. Namun, pola ini belum sepenuhnya dijalankan.

“Kami akan terus melakukan edukasi agar masyarakat lebih sadar pentingnya memilah sampah demi lingkungan yang lebih bersih,” ujarnya.

Sukardi dan warga lainnya berharap agar masalah ini segera diatasi. Bau menyengat sampah yang menyebar hingga ke rumah-rumah tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dikhawatirkan dapat memengaruhi kesehatan. “Kami hanya ingin lingkungan bersih dan udara segar seperti dulu,” kata Sukardi. (Ayu/CN/Djavatoday)

Pelaku Pembunuhan Pak Ogah di Banjar Ditangkap di Bandung, Motif Dendam Terungkap

Berita Banjar (Djavatoday.com),- Polisi akhirnya mengungkap misteri kematian Asep, pria yang sehari-hari bekerja sebagai pengatur lalu lintas atau Pak Ogah di Kota Banjar. Pelaku...

Jasad Pria Ditemukan Tergeletak Dekat Warung di Banjar, Ada Luka di Perut

Berita Banjar (Djavatoday.com),- Warga di sekitar Jalan Nasional Siliwangi, tepatnya kawasan Ciaren, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria, Jumat (7/8/2026)...

Tiga Rumah di Kota Banjar Ludes Dilalap Api

Berita Banjar (Djavatoday.com),- Suasana dini hari di Kelurahan Mekarsari, Kota Banjar, mendadak berubah mencekam. Saat sebagian besar warga masih terlelap, kobaran api tiba-tiba muncul...

Dedi Mulyadi Ingin Warga Jabar Jadi “Manusia Unggul”, Sekolah Maung Disiapkan untuk Siswa Berprestasi

Berita Banjar (Djavatoday.com),- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menyinggung gagasannya tentang pembentukan generasi unggul di Jawa Barat. Hal itu disampaikan Dedi usai melaksanakan...

Terbaru