Berita Banjar (Djavatoday.com),- Pemerintah Kota Banjar menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tradisional, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat (7/3/2025).
Wali Kota Banjar, Sudarsono, menjelaskan sidak Pasar Tradisional ini bertujuan untuk memantau harga serta ketersediaan bahan pokok selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Idul Fitri 1446 H.
“Alhamdulillah, hasil pengecekan hari ini menunjukkan tidak ada lonjakan harga yang signifikan untuk kebutuhan pokok di Pasar Banjar,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, harga-harga cenderung stabil dibandingkan sebelumnya, di mana sempat terjadi kenaikan pada beberapa komoditas. Saat ini, harga beras premium berada di angka Rp16.000 per kilogram, beras medium Rp12.800 per kilogram. Telur ayam broiler Rp30.000 per kilogram, dan daging ayam Rp32.000 per kilogram.
“Pekan lalu memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, tetapi sekarang mulai menunjukkan penurunan,” tambahnya.
Selain harga yang terkendali, stok bahan pokok di Pasar Tradisional Banjar juga dinilai mencukupi. Sudarsono pun mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir dan tetap berbelanja sesuai kebutuhan.
“Ketersediaan masih aman, jadi masyarakat tidak perlu panik. Kami juga akan terus memantau pergerakan harga agar tetap stabil dan memastikan tidak ada kelangkaan di pasar,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa Pemkot Banjar bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan terus melakukan pemantauan terhadap pasokan dan harga bahan pokok. Tujuannya guna mengantisipasi potensi lonjakan harga atau kelangkaan barang.
“Kami berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan di pasar agar masyarakat tidak mengalami kesulitan menjelang Lebaran,” tutupnya. (Diana/CN/Djavatoday)

