Selasa, Oktober 26, 2021

Waspada Varian Delta Virus Corona, Bupati Ciamis: Perketat Prokes

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Varian Delta Virus Corona atau Covid-19 kini sudah ditemukan di beberapa daerah di Jawa Barat. Untuk itu, Pemkab Ciamis mengingatkan masyarakat untuk waspada dan perketat protokol kesehatan (Prokes).

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya telah mendapat informasi dari Pemprov Jabar mengenai virus varian baru tersebut. Untuk itu pihaknya telah menyiapkan langkah untuk mengantisipasinya. Termasuk mengantisipasi gelombang kedua Covid-19.

Baca juga:

“Intinya harus lebih waspada lagi terhadap virus varian baru (Varian Delta Virus Corona) yang sudah ditemukan di daerah Jawa Barat. Varian ini informasinya lebih cepat menular dan menyebabkan kematian dengan cepat,” ujar Herdiat setelah mengikuti rakor Covid-19 bersama Pemprov Jabar di Aula Setda Ciamis, Senin (21/6/2021).

Pemkab Ciamis juga kini menyiapkan penambahan ruang perawatan untuk pasien Covid-19. Mengingat saat ini tingkat keterisian sudah hampir penuh. Pemkab Ciamis pun menambah kapasitas dari yang semula 20 persen dari total kamar menjadi 30 persen setiap rumah sakit.

“Kami juga siap membuka RSUD Kawali untuk penanganan Covid-19. Izin operasionalnya sudah keluar, SDM tenaga kesehatan juga sudah siap. Ada 20 bed yang disiapkan untuk ruang perawatan Covid-19,” ungkap Herdiat.

Dalam upaya mencegah masuknya Varian Delta Virus Corona ini, Bupati Ciamis pun menginstruksikan untuk lebih meningkatkan pemberdayaan Posko Covid-19 di setiap desa. Termasuk memaksimalkan ruang isolasi desa.

“Kami juga meminta 37 puskesmas yang tersebar di Ciamis ini minimal melakukan isolasi terhadap 3 pasien yang bergejala ringan. Sehingga ruang perawatan bisa lebih banyak, terutama rumah sakit bisa merawat pasien yang bergejala berat,” katanya.

Herdiat menegaskan yang paling penting dalam mencegah tertularnya Varian Delta Virus Corona ini masyarakat jangan lengah protokol kesehatan. Pemkab Ciamis pun melalui Satgas dan petugas lapangan akan lebih gencar lagi melakukan sosialisasi dan operasi yustisi untuk mendisiplinkan masyarakat terhadap Prokes. (Ayu/CN/Djavatoday)

ARTIKEL TERKAIT

BERITA TERBARU