Selasa, Oktober 26, 2021

Peduli Kesehatan Masyarakat, IDI Ciamis Gelar Baksos Stimulus ODF

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Peduli kesehatan masyarakat dalam pola hidup sehat, Ikatan Dokter Indonesia atau IDI Kabupaten Ciamis menggelar bakti sosial (baksos) stimulus Open Defecation Free (ODF) di Kecamatan Banjaranyar, Selasa (27/7/2021).

Ketua IDI dr Budi Ahmad Rasas, SpOG melalui bidang pengabdian masyarakat IDI Ciamis dr.H.Muhamad Iqbal,M.M mengatakan bantuan stimulus yang diberikan untuk pembangunan jamban umum.

Baca juga:

“Konsepnya stimulus ODF. Jadi paket tersebut berisi bahan pokok untuk bangunan jamban berupa semen, kloset dan uang tunai sebesar Rp 600 ribu,” ujarnya.

Sasaran baksos stimulus ODF meliputi tiga desa.yakni Desa Cikupa dan Desa Tanjungsari masing-masing sebanyak 2 paket. Sedangkan Desa Karyamukti sebanyak 1 paket.

“Dengan adanya stimulus ini mendorong masyarakat untuk bekerja bakti menyelesaikan jamban umum. Dan kegiatan ini akan terus kita follow up sampai tuntas,” jelasnya.

IDI Ciamis menargetkan pembangunan jamban ini selesai pada pertengahan Agustus 2021.

“Target kami 15 Agustus nanti bisa diresmikan. Harapannya di hari kemerdekaan nanti masyarakat secara mikro juga merasakan kemerdekaan yaitu merdeka tidak buang air besar sembarangan,” kata Iqbal.

Meskipun ini proyek pertama program pengabdian masyarakat IDI Kabupaten Ciamis, namun diharapkan berjalan lancar. Dan dapat menstimulus organisasi profesi atau badan lain yang ingin berkontribusi dalam sistem kesehatan masyarakat.

“Sebenarnya untuk lokasi di Kabupaten Ciamis ini banyak. Apalagi ada instruksi Bupati terkait ODF dengan beberapa desa. Nah kebetulan di Banjaranyar ada 2 desa yang sudah ditetapkan untuk lokus utama ODF. Jadi kecamatan lain tinggal menunggu giliran,” terangnya.

Selain baksos stimulus ODF, IDI Kabupaten Ciamis melalui IDI korwil Pangandaran telah menyalurkan bantuan sembako, bahan bangunan dan pembagian masker ke beberapa pesantren.

“Kedepannya secara reguler kita akan adakan program untuk merespon keadaan khususnya pandemi COVID-19,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

ARTIKEL TERKAIT

BERITA TERBARU